Ternyata banyak fakta unik seputar belanja yang sering kita liat di kehidupan sehari – hari, tapi belum tentu ngeh. Let’s check this out!

1.  Shopping sebagai Terapi

Apa yang bikin ketagihan belanja? Penelitian menyatakan kalau shopping menimbulkan efek ke pusat kesenangan di otak kita. Berbelanja menghasilkan dopamine di otak kita, mirip dengan efek obat yang bisa bikin kecanduan. Hati – hati ya guys, belanja dengan kadar tepat bisa jadi terapi. Tapi kalau kelewatan, bisa jadi candu!

2.  Onio..apa?

Oniomania adalah penyakit orang yang terobsesi atau memiliki keinginan belanja yang tidak bisa dikendalikan, alias Shopaholic tingkat akut.

3. Efek Gruen Transfer

Familiar sama pengalaman belanja mondar – mandir di mall bak zombie dan tau – tau dah gelap pas keluar? Nah, efek ini bernama Gruen Transfer – dan ini disengaja. Seperti di kasino, mall dirancang untuk membuat orang lupa waktu. Jadi kamu akan jarang banget liat jam atau jendela terbuka di mall supaya kita ga tahu keadaan di luar mall. Jalur di mall juga sengaja dirancang berliku – liku seperti  labirin supaya kamu gak mudah menemukan pintu keluar.

4.  Real Malls Have Curves

Sebagian besar bagian dalam gedung mall dirancang memiliki banyak lengkungan dan tikungan. Hal ini membuat posisi – posisi toko dalam mall terlihat dekat sehingga pengunjung merasa tidak merasa harus berjalan jauh untuk ke tempat berbelanja satu ke tempat yang lainnya. Jadi kamu ga cepat capek kalau lagi belanja. Yang capek sih, dompetnya aja.

5. Self Reward yang Ironis

Stick to the shopping list adalah aturan utama buat yang kepingin hidup lebih hemat – dan memang benar demikian. Tapi ironisnya, berdasarkan survey, seseorang yang sudah berbelanja sesuai daftar belanja, kemungkinan akan membeli barang yang di luar rencana setelahnya sebagai self-reward. Yah.. ujung – ujungnya impulsif juga yak.

6. No Money No Cry

Di kepulauan Pasifik di Vanuatu, beberapa desa belum menggunakan uang sebagai alat tukar. Mereka masih menggunakan kerang dan babi untuk bertransaksi!  Dan sedikit banyak, ternyata hal ini memengaruhi tingkat kebahagiaan penduduk di sana, sehingga Vanuatu menjadi nominasi negara terbahagia di dunia pada tahun 2006 kemarin! Money can’t buy happiness indeed.

7.  Gaya Glamour tapi Hemat

Mau shopping tapi takut kebablasan? Coba pergi belanja dengan high heels. Berdasarkan penelitian Brigham Young University tahun 2013, orang yang berbelanja dengan high heels secara tidak sadar akan membuat keputusan belanja lebih berhati – hati seiring mencoba menyeimbangkan tubuh saat berbelanja. Siapa bilang high heels cuman buat ke undangan?

8.  Kaki dan Dompet Ideal

Kalau kamu pergi ke tempat belanja dengan berjalan kaki dan bukan mengendarai mobil, kamu bisa menurunkan keinginan impulse buying sebesar 44%. Sehat di badan, sehat di dompet deh!

9.  Tak-Tik Terselubung

Sering menemukan lantai kayu keras di toko – toko baju di mall? Jangan heran karena para designer percaya kalau wanita mendengar suara sepatu di lantai keras (tau suara tok – tak kalau cewek jalan? iya, yang itu); kemungkinan mereka akan belanja lebih banyak. Nah, kalau karpet, ditujukan supaya bisa menimbulkan efek nyaman seperti di rumah supaya pengunjung betah berlama – lama di toko.

10.  Cowok Ogah Belanja?

Kenapa kebanyakan cowok ogah belanja? Berdasarkan survey, penyebab yang paling bikin cowok males belanja bukan bawain belanjaan ceweknya tapi… cari parkir! Kalau di Jakarta, mungkin macetnya juga ya..

Comments

comments